HAHAHAHA aku ga nyangka kalau aku bakal menyimpan mimpiku sampai beberapa tahun lagi. Udah 3 tahun berturut-turut ikut SBMPTN coy!!!!!! Nah aku bakal cerita pengalamanku di tahun ke 3 ini ikut ujian masuk PTN.
Well, setelah tahun lalu membuat diriku malu dan terpuruk, aku bangkit lagi. Tapi dengan semangat baru dan dengan tetap kuliah di jurusan yang ini dengan baik :)) Nah alhamdulilah IP-ku sudah membaik. Yang harus aku pikirkan adalah...........bagaimana caranya kuliah di jurusan IPS sambil belajar ujian masuk PTN jurusan IPA? Gila? Iya. Nekat? Iya. Pertama-tama aku memperpanjang akun Zeniusku. Aku mulai baca dan liat contoh soal lagi yang berasal dari berbagai les dan sumber sejak tahun 2015. Pulang kuliah aku nonton videonya Zenius. Kalau ada tugas sih ya bisa ga belajar di Zenius deh :( Lalu aku beli buku Wangsit Education. Nah buku ini merupakan kumpulan soal tahun sebeum-sebelumnya tapi per materi. Misalnya di buku matematika mau mendalami integral nah latihan aja di bab yang integral. Menurutku sih buku ini jawabannya lebih rinci jadi gampang dipahami. Karena tahun ini tahun terakhir aku bisa ikut ujian, aku rajin TO mulai dari offline sampai online, mulai dari gratis sampai bayar dll. Pokoknya niatku satu: harus bisa kuliah di PTN karena orangtuaku ga mampu buat bayar kuliah di jurusan IPA kalau di swasta. Tapi anehnya karena aku fokus 50% buat kuliah dan 50% buat ujian masuk PTN, entah kenapa aku udah ga begitu semangat lagi buat belajar karena merasa pasrah :( Tapi setidaknya tahun ini aku sudah mantap dalam pemilihan jurusan. Jadi aku putuskan untuk milih Teknik Kimia. Bulan November 2016, aku ikut open housenya Fakultas Teknik UI. Di sini aku keliling teknik, liat labnya dan dijelasin berbagai macam pelajaran di Teknik.
Awal tahun 2017, aku mulai menggila belajar untuk ujian. Rasanya aku pengen banget buat mengesampingkan kuliahku seperti tahun kemaren namun aku tau itu hal yang salah jadi aku putuskan untuk..............yah setengah setengah. Setengah otak IPA setengah otak IPS (?) Tahun ini aku juga ga cerita ke satu teman pun kalau aku ikut ujian lagi. Karena komentar mereka pasti membuat aku down. Nah mulai saat inilah aku ikutan TO offline yang diadain sama anak-anak UI. Mulai dari BRAVE, TOSSAKA, TROFI dll. Di BRAVE aku jadi tau Fakultas Hukum itu kayak apa karena ada tour fakultasnya. Begitu pula di TOSSAKA karena ada tour fakultas aku jadi tau FMIPA itu kayak apa. Hueeehehe. Intinya dari to-to tersebut, aku semakin menginginkan kuliah di jurusan IPA karena banyak ke labnya :') Sumpah aku mencintai perkerjaan di lab. Ada gairah tersendiri saat di lab. Bagaikan membaca novel. Menghayati.
SBMPTN tahun ini dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2017. Aku dapat lokasi ujiannya di SMAN 68. Nah gilanya pas SBMPTN, kampusku lagi minggu ujian. Untung aja pas hari SBMPTN aku lagi ga ada jadwal ujian. Huft. Asli deh fokusku dari Januari-Mei untuk belajar di kampus berkurang. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, tahun ini aku ga ikut SIMAK UI. Karena. Soalnya. Bikin. Setengah. Gila. Ga gitu juga sih :/
Tahun ini banyak ujian mandiri yang menggunakan nilai SBMPTN. Untung saja aku ikut SBM kalau tidak........ :/ Ujian mandirinya aku ikut Brawijaya, UNDIP dan ITS (lagi). UNDIP itu ujiannya tanggal 8 Juli di SMAN 70. Terus pulang ujian aku les LIA dan main sama temen sampai malam. Huh ngantuk coooy wkwkwkwk. Aku tau terdengar gila aku ikut ujian mandiri Brawijaya sama ITS. Emang sih untuk jurusan Teknik Kimia sangat mahal uang gedungnya :/. Kenapa ga banyak ikut ujian mandiri? Ya karena udah ga mau mengeluarkan banyak uang dan tenaga :(
Hasilnya? Saat bulan puasa pas aku lagi kuliah aku menatap dosenku dengan tatapan kosong dan pikiran melayang. Fokusku terbuyarkan. Perasaanku kecewa. Ya iyalah udah 3 tahun ikut ujian masih aja ga ada yang tembus satu pun :'( Aku merasa jadi orang yang paling tolol............ :'(
Selalu ada hikmah di setiap kejadian. Aku jadi lebih kuat. Lebih tegar (?), lebih dewasa dan mungkin lebih bijak juga dalam mengambil pilihan.
Sekarang aku bersyukur bisa kuliah di kampus ini.
-Bebas macet
-AC-nya dingin (sampai kedinginan)
-Teman-temannya banyak yang berjilbab
-Tugasnya ga segila di PTN (ini yang paling aku syukuri wkwkwk)
-Banyak jajanan di sekitar kampus
-Yang jelas bersyukur masih bisa kuliah :')
Iya baru tahun ini juga aku tau kalau kuliah di PTN dan kedinasan sangat gila. Taunya dari mahasiswa di kampus yang ada beberapa DO-an dari PTN dan kedinasan. DO itu jauh lebih nyesek :0
Well, terima kasih SBMPTN dan teman se-gengnya yang sudah mengajariku banyak hal :')
0 komentar:
Posting Komentar