Kamis, 07 Mei 2020

Jurnal Penelitian

0 komentar
Aku akan menceritakan pengalamanku saat mengikuti seminar untuk publikasi jurnal penelitian. Peristiwa ini terjadi di tahun 2019.

Saat selesai sidang di bulan Agustus 2019, dosen pembimbingku menyuruhku untuk menerbitkan skripsiku ke dalam jurnal penelitian. Iya emang tugas dosen biar mereka ada poinnya dan menambah pengalamanku jadi aku ikut aja hehe (mumpung dibayarin kampus). Awalnya disuruh ke Universitas NU di Sidoarjo pada bulan September bersama temanku namun aku menolak. Karena kampus hanya memberikan uang Rp 2 juta dan jadwal kereta tidak cocok sedangkan untuk naik pesawat, kita harus nombok banyak hehehe. Lalu sempat juga ditawarin ke Bali tapi mahal banget apalagi acaranya pas Desember. Akhirnya dosen pembimbingku dapat info bakal ada seminar di UPI YAI bulan Oktober. Nah begini kan lebih baik wkwkwkwk.

Saat hari H, seminar diadakan pada pagi hari lalu dilanjutkan dengan presentasi di masing-masing kelas. Jadi aku dan temanku membawa laptop. Aku berbeda kelas dengan temanku. Namun di tempatku tidak bisa menggunakan laptop karena cahaya mataharinya membuat layar tidak terbaca deh. Alhasil presentasinya hanya lisan saja deh hehehe. Di kelasku juga sepi dari 16 peserta hanya ada 8 peserta. Ternyata presentasinya tidak semenakutkan yang aku pikirkan hehehe....

Senin, 27 April 2020

Patah

0 komentar
Wow setelah 5 tahun aku naksir cowok dengan ininsial O dalam diam, akhirnya aku mendapatkan jawaban atas doa-doaku. Doaku yaitu jika ia memang jodohku, maka tolong dekatkanlah namun jika bukan, tolong bantu hamba untuk melupakannya. Yap benar aku dilindungi agar tidak terlalu sakit hati karena selama ini tidak pernah berinteraksi langsung dengannya selain tahun 2018 (face to face). Sakit banget rasanyaaaaaa. Nah biar aku sedikit lega, aku akan menceritakan bagaimana bisa aku tau kalau si O tidak naksir denganku melainkan dengan temanku :)

Minggu 26 April 2020

Temenku ngajakin video call awalnya sih cuma berdua hahaha. Lalu setelah sejam, kita memutuskan untuk mengajak yang lain nah salah satunya ini si Q yaitu cewek yang ditaksir oleh si O. Nah jadi kita memutuskan untuk gibah wkwkwk. Akhirnya si Q ini cerita bahwa setelah pertemuan bukber di 2018, si O pernah chat ke Q. Isi chatnya ini berupa salah kirim foto. Foto yang dikirim merupakan foto dia dengan seragamnya. Ada dua foto yang dikirim nah dia bilang "ya udah deh berhubung salah kirim, sekalian aja nanya ke lo. Bagusan yang mana?" Trus si Q ini juga cerita kalau si O nanyain dia masih di Malang atau engga. Si O ini katanya kapan-kapan mau main ke Malang buat ketemu si Q (padahal setahuku mereka satu kampung tapi beda komplek kalau ga salah). Nah akhirnya, si Q ini cerita pengakuan si O. Si O bilang kalau dia naksir Q dari zaman SMA (jangan-jangan sejak kelas 12 juga karena kita satu les :") ) dan dia nanyain ke Q mau ga menjalin hubungan sama dia wkwkwk.  Sebelumnya si O ini stalk ig si Q. Di ig si Q ada foto cincin dan si O ini nanya apakah dia sudah tunangan atau belum. Nah terus si Q ini nanya ke temen deket itu cowok yang disebut J. Kata J, si O ini ga pernah cerita tentang cewek yang dia taksir ke dia. Di vidcall itu, aku cuma bisa ketawa bareng dong karena menurutku pede banget ya si O ini wkwkwk. Wajar sih dia kan cowok berseragam dan ortunya si Q ini juga berseragam :) Pokoknya si Q ini cerita katanya kok ada ya cowok kayak si O wkwkkw. Ga pernah pacaran apa? Gitu katanya.

Jadi intinya aku begoooo :) Bertahun-tahun aku kepoin dia lewat sosmed dan berusaha untuk mencari foto dia dengan seragamnya, eh dia dengan entengnya mengirim fotonya ke Q :"). Ternyata memang benar kata orang. Cowok kalau udah naksir pasti bakal mengejar bangeeeeeeeeet. Aku udah feeling sih ada cewek yang dia suka tapi aku udah tau juga pastinya bukan aku :") Namanya lagi jatuh cinta kan ya jadi semuanya halu wkwkwkwk. Si O ini aku pikir cowok yang kalem ga taunya petenteng juga dengan seragamnya :)


Belajar untuk bangkit lagi setelah patah hati wkwkwk :")



Ini juga menceritakan kisahku wkwkwk

Sekali pun, dia tak pernah mencintaimu.


Kamu hidup dalam imajinasi buatanmu sendiri. Berjalan dalam kisah yang masih abu-abu karena dia yang bersikap ragu –entah menyukaimu atau tidak sama sekali. Berulang kali kamu yakini diri sendiri, bahwa dia memang mencintaimu sebab perlakuannya berbeda terhadapmu.

Sampai-sampai kamu terlupa, bisa jadi dia hanya berbuat baik semata terhadap sesama apalagi kamu wanita, sebisa mungkin jangan sampai dia menoreh luka. Kamu hanya terpaku dengan satu sudut pandang saja hingga lupa bahwa setelah satu pasti ada dua.

Kamu sendiri yang menumbuhkan benih harap itu tanpa mau tahu ada apa di balik sikap yang seperti itu. Tidak melulu yang berkata rindu tanda dia mencintaimu –pun tidak melulu yang berkata sayang selalu berarti lebih dari yang terbayang; lebih dari teman. Melupakan fakta bahwa kata rindu, cinta dan hal-hal yang seperti itu selalu menuju pada hubungan sepasang kekasih.

Bodoh.
Sekali pun, dia tak pernah mencintaimu.

Kamu jatuh pada perlakuan yang dia lakukan untuk kemanusiaan. Jatuhmu yang begitu, sudah menutup matamu akan cinta yang tulus untukmu –akan dia yang benar-benar ingin beriringan denganmu. Jatuhmu yang begitu, membuatmu tidak menyadari bahwa ada yang diam-diam sedang terluka sendiri melihat rasamu yang sebegitu tinggi untuk orang yang sekali pun tak pernah jatuh hati

; padamu.


— gadispenikmatsenja
#sajakhampabersamasenja


Ini postan di salah satu OA Line yang cocok dengan kondisiku saat ini wkwk

Tuhan maha membolak-balikan hati, aku mohon hilangkan perasaan yang tak mungkin terbalaskan.

Tuhan maha melindungi, aku mohon lindungi diri ini dari ekspektasi tinggi yang tak mungkin terwujud.

Tuhan maha mencipta, aku mohon ciptakan rasa bahagia pada sosok yang tepat.

Tiga permohonanku malam ini; untuk hari ini, esok hari, dan juga untuk seterusnya. Aku tak ingin lagi ada hati yang patah, terlebih lagi air mata yang jatuh.

Aku mohon.

— wipp
#wippline

Sabtu, 22 Februari 2020

Tanah Airku

0 komentar
Iya betul sekali. Ini merupakan judul lagu. Namun lagu ini terlebih musiknya yang dibuat oleh Addie MS untuk Garuda Indonesia selalu membuatku teringat pada dirinya. Aneh bukan?

Website kedinasannya pernah menggunakan musik ini untuk halaman awalnya. Lalu saat aku ujian CPNS beberapa hari yang lalu, aku disambut dengan musik ini. Heran. Kenapa setelah bertahun-tahun pikiranku masih saja berisi mengenai dirimu? Pernahkah kau mempedulikan aku?

Apakah aku hanya mengimpikanmu seperti yang ada di benakku saja? Jika nyatanya kau tidak seperti yang ada di benakku, akankah aku kecewa? Ataukah aku menginginkanmu karena dirimu bagaikan sosok pahlawan di kehidupanku? Mungkin karena pendidikanmu? Seragammu? Ataukah karena ibadahmu yang rajin seperti Papaku? Mungkinkah hadirmu akan menjadi nyata di kehidupanku?

Tak heran jika website kedinasannya pernah menyetel musik ini untuk halaman awalnya. Dengan pekerjaannya tentu saja ia harus mencintai negeranya. Mengabdi untuk negaranya.

Seringkali aku bertanya-tanya. Seperti apa tugas dia? Seperti apa kisah hidupnya? Apakah dia menjadi sosok yang lebih tangguh dibandingkan dirinya yang dulu? Apakah jawaban-jawaban di Quora mengenai kampusnya itu valid?

Sosoknya selalu menjadi misteri yang selalu ingin aku ungkap. Apakah hal itu juga yang membuatku tertarik dengannya? Seperti memecahkan puzzle. Selalu memuaskan jika pada akhirnya aku bisa memecahkannya.


Senin, 27 Januari 2020

Hanya Kamu

0 komentar
Sejak tingkat terakhir putih abu-abuku hingga kini...
Hanya dirimu seorang yang selalu ada di kepalaku

Sedang apa dirimu?
Apakah dirimu di sana baik-baik saja?
Dimanakah kamu bekerja?
Ah sudahlah dia tidak menganggaku sebagaimana aku menganggapnya

Bagaimana jika aku mengucapkan ulang tahun untuknya?
Ah sudah pernah aku coba beberapa kali
Nyatanya hingga kini dia masih saja acuh

Apakah dia sudah memiliki tambatan hati?
Apakah dia ingin bersama dengan gadis itu selamanya?
Siapakah gadis yang beruntung itu?
Ah sedih sekali diriku ini
Menangisi lelaki dan mengharapkannya
Yang tak pernah peduli sedikit pun denganku

Sudikah kamu untuk mengulang masa lalu?
Di saat kita masih sekelas
Di saat kau bercerita hingga membuatku tertawa terbahak-bahak

Sudikah kamu mengulang masa lalu?
Di saat dirimu sibuk dengan handphonemu dan aku yang sibuk menatapmu
Saat dirimu lupa membawa buku dan kamu pindah duduk ke sebelahku

Sudikah kamu mengulang masa lalu?
Di saat semua orang sibuk dengan PTN
Dirimu sibuk dengan kedinasan

Sudikah dirimu mengulang masa lalu?
Mengajakku untuk pulang bersama
Berboncengan dengamu
Aku hanya berharap itu terjadi lagi
Di suatu saat nanti

Tidak Ingin Menyerah

0 komentar
Menangis
Terluka
Kecewa
Putas Asa

Disaat semua perasaan tersebut bergabung menjadi satu......rasanya dunia seperti akan berakhir. Hidup segan, mati tak mau. Namun terlalu takut untuk mengakhiri diri. Mereka bilang jangan menyerah. Namun hati kecilku selalu bertanya.

"Sampai kapan?"
"Seperti apa nantinya?"
"Dasar diriku tidak berguna!!!"
"Mengapa aku dilahirkan?"

Selalu ada alasan untuk bangkit namun selalu ada alasan untuk merasa hidup tak adil. Saat sudah memiliki semangat, semesta mengajak bercanda. "Oh tidak semudah itu" jawabnya. Saat sudah lelah, diriku melihat air mata Ibu. Melihat saat Ibu tertidur. "Oh bajingannya aku jika begini saja menyerah!".

Jiwaku meminta pertolongan.
Meminta dorongan.
Meminta kelembutan.
Namun nyatanya alam semesta tidak mau lembut terhadapku.

Hingga saat aku menulis ini, selalu ada api yang berkobar dalam jiwa.
Selalu ada semangat untuk menggapai mimpi.
Selalu melihat ke cermin dan berkata,
"Aku harus bisa!!!"
Namun, sampai kapan akan terasa seperti neraka sebelum menjadi surga?
 

Reach Your Dreams! :D Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template