Aku akan menceritakan pengalamanku saat mengikuti seminar untuk publikasi jurnal penelitian. Peristiwa ini terjadi di tahun 2019.
Saat selesai sidang di bulan Agustus 2019, dosen pembimbingku menyuruhku untuk menerbitkan skripsiku ke dalam jurnal penelitian. Iya emang tugas dosen biar mereka ada poinnya dan menambah pengalamanku jadi aku ikut aja hehe (mumpung dibayarin kampus). Awalnya disuruh ke Universitas NU di Sidoarjo pada bulan September bersama temanku namun aku menolak. Karena kampus hanya memberikan uang Rp 2 juta dan jadwal kereta tidak cocok sedangkan untuk naik pesawat, kita harus nombok banyak hehehe. Lalu sempat juga ditawarin ke Bali tapi mahal banget apalagi acaranya pas Desember. Akhirnya dosen pembimbingku dapat info bakal ada seminar di UPI YAI bulan Oktober. Nah begini kan lebih baik wkwkwkwk.
Saat hari H, seminar diadakan pada pagi hari lalu dilanjutkan dengan presentasi di masing-masing kelas. Jadi aku dan temanku membawa laptop. Aku berbeda kelas dengan temanku. Namun di tempatku tidak bisa menggunakan laptop karena cahaya mataharinya membuat layar tidak terbaca deh. Alhasil presentasinya hanya lisan saja deh hehehe. Di kelasku juga sepi dari 16 peserta hanya ada 8 peserta. Ternyata presentasinya tidak semenakutkan yang aku pikirkan hehehe....
Saat selesai sidang di bulan Agustus 2019, dosen pembimbingku menyuruhku untuk menerbitkan skripsiku ke dalam jurnal penelitian. Iya emang tugas dosen biar mereka ada poinnya dan menambah pengalamanku jadi aku ikut aja hehe (mumpung dibayarin kampus). Awalnya disuruh ke Universitas NU di Sidoarjo pada bulan September bersama temanku namun aku menolak. Karena kampus hanya memberikan uang Rp 2 juta dan jadwal kereta tidak cocok sedangkan untuk naik pesawat, kita harus nombok banyak hehehe. Lalu sempat juga ditawarin ke Bali tapi mahal banget apalagi acaranya pas Desember. Akhirnya dosen pembimbingku dapat info bakal ada seminar di UPI YAI bulan Oktober. Nah begini kan lebih baik wkwkwkwk.
Saat hari H, seminar diadakan pada pagi hari lalu dilanjutkan dengan presentasi di masing-masing kelas. Jadi aku dan temanku membawa laptop. Aku berbeda kelas dengan temanku. Namun di tempatku tidak bisa menggunakan laptop karena cahaya mataharinya membuat layar tidak terbaca deh. Alhasil presentasinya hanya lisan saja deh hehehe. Di kelasku juga sepi dari 16 peserta hanya ada 8 peserta. Ternyata presentasinya tidak semenakutkan yang aku pikirkan hehehe....
0 komentar:
Posting Komentar