Senin, 15 Maret 2021

Penguntit

0 komentar

     Sepertinya di masa dengan kecanggihan teknologi semua orang pernah menjadi penguntit baik disadari maupun tidak. Contoh sederhananya saja dengan melihat sosmed teman atau siapapun menggunakan fake account atau akun utama kita. Bukan cuma sekedar "mengintip" tapi terkadang juga mempelajari siapa teman-temannya, koleganya, keluarganya, kegiatan dan seterusnya. Apa sih enaknya menjadi penguntit? Tentu saja kita dapat memahami seseorang dengan mudah dan secara "rahasia". Hal itu justru membuat si penguntit bisa merasakan iri, atau malah membuat halu. Tanpa sadar, si penguntit juga merasa terbawa ke dalam kehidupan orang yang di kuntit. 

    Menjadi stalker sering kali membuat orang lupa waktu. Seru sekali rasanya menyelami lika-liku kehidupan seseorang. Si penguntit akan merasa "puas" namun menghabiskan waktu berharganya. Waktu yang dibuat padahal bisa saja digunakan untuk bekerja, belajar dan kegiatan produktif lainnya. Inilah yang sangat berpengaruh bagi si penguntit karena dapat membahayakan kelangsungan hidupnya. Si Penguntit bisa saja jatuh cinta dengan khayalannya sendiri dengan melihat sosmed orang yang dia sukai, berasumsi buruk terhadap calon bos, meremehkan kemampuan anak baru di kantornya dan sebagainya. Hal-hal negatif tersebut dapat berpengaruh buruk dalam mengambil keputusan.

    Memang menjadi penguntit itu mengasyikkan namun sudah saatnya membatasi waktu untuk hal yang tidak perlu dan membuat perasaan negatif bermunculan.


 

Reach Your Dreams! :D Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template